INFO VIRUS CORONA

Penggrebekan Judi Samkwan di Hotel Niagara Parapat, 40 Orang Diamankan, 11 Jadi Tersangka

Para tersangka saat akan dipaparkan.

SIMALUNGUN, PikiranSehat.com
– Personel gabungan dari Sat Reskrim, Sabhara dan Polsek Parapat Polres Simalungun melakukan penggrebekan lokasi judi di Hotel Niagara, Jalan Pembangunan, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, Sabtu (9/2/2020) dinihari.

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan, dalam penggrebekan tersebut, polisi mengamankan 40 orang dari lokasi.

Meski begitu, setelah melakukan penyidikan, polisi hanya menetapkan 11 tersangka, yang disebut berasal dari Tebingtinggi dan Serdang Bedagai. Empat orang disebut sebagai penyelenggara perjudian, sedangkan 7 lainnya sebagai pemain.
Baca juga:
6 Orang Tersangka Jiwasraya Hanya Tumbal, Ratusan Lainnya Aman
“Semula kita amankan 40 orang, setelah kita kroscek dan konfrontir, hanya 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Heribertus saat menggelar konferensi pers, di Asrama Polres Simalungun, Jalan Sang Nawaluh, Pematangsiantar, Selasa (11/2/2020) sore.

Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp52.000.000, dadu, dam batu, spanduk bertulisan angka tebakan dadu dan mangkuk keramik.


“Seluruh barang bukti dan 11 orang yang diamankan akan diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Simalungun untuk proses lebih lanjut,” kata Heribertus yang saat itu didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Agustiawan SIK.

Mantan Kapolres Pematangsiantar itu mengatakan, pihaknya akan terus menindak segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan masyarakat di Simalungun.

“Perjudian itu adalah penyakit masyarakat, setiap kita mendapatkan informasi tentang praktek perjudian itu, pasti akan kita tindak lanjuti, sesuai perintah Kapoldasu,” tegas dia.
Baca juga:Jilbab Ditarik dan Dipukul Pria di KA, Respon Pihak KRL dan Polisi Bikin Naik Tensi!!!
Terkait status pengelola hotel, Heribertus menegaskan masih akan mendalaminya. “Nanti kita dalami dulu,” sebutnya.

Para tersangka saat akan dipaparkan. (Suhendra/metro24jam.com)

Kepada 11 tersangka tersebut, polisi menjeratnya dengan pasal 303 ayat 1 KUHPidana, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. “Kawan-kawan media harap bersabar untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Pantauan saat konferensi pers, 3 dari 11 tersangka tersebut adalah wanita. (age)