INFO VIRUS CORONA

Prihatin Korban PHK, Jowo Manunggal Bagikan 125 Paket Sembako

Paguyuban Jowo Manunggal Kepri memberikan paket sembako, Kamis (23/4). (Posmetro.co/cnk)
BATAM, PikiranSehat.com : Mulut Darto tak berhenti berucap syukur. Lelaki paruhbaya ini senang. Meskipun hanya dapat beras pulen seberat 5 kilogram dan sejumlah paket kebutuhan pokok lainnya.

“Alhamdulillah. Bisa untuk makan di rumah,” ucap Darto usai menerima bantuan dari Paguyuban Jowo Manunggal Kepri di Fasum Perumahan Kabil Raya, Nongsa, Kamis (23/4).

“Saya nggak kerja lagi. Sudah dirumahkan,” ujar warga Punggur itu. Darto bersama warga lainnya hari itu ikut beruntung menerima bantuan dari paguyuban terbesar di Kepri itu.

“Sebanyak 125 paket sembako kita berikan kepada warga yang berdampak,” ujar Ketua DPP Jowo Manunggal Kepri, Indra Isputranto.

Indra menyebut, kegiatan itu dilakukan atas dasar kemanusiaan dan rasa prihatin dengan anggota yang bernaung di paguyuban tersebut.

“Setiap paket berisikan 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 10 bungkus mie instan, dan 10 butir telur,” jelasnya.

Indra merincikan, ratusan paket sembako tersebut dibagikan di Kabil Raya 10 paket, Bengkong 17 paket dan beberapa titik lainnya yang ada di Batam.

“Meskipun tak banyak, tapi berbagi itu sangat penting di tengah kondisi sulit saat ini,” tambahnya. Ditambah lagi, karena pandemi, banyak yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) serta dibayar hanya separuh gaji oleh perusahaan.

“Jadi kami prioritaskan dulu untuk anggota kami, termasuk pujakesuma (Putera Jawa kelahiran Sumatera). Belum lagi ada yang dirumahkan sementara gaji tak jalan,” sambungnya. Selain paket sembako, pihaknya juga berbagi 60 nasi kotak kepada Panti Asuhan Wali Songo Batam.

Seluruh kegiatan pun menurutnya merupakan swadana antar pengurus dan anggota.

“Jadi setiap kami saling berbagi. Ada yang berkecukupan merasa peduli, langsung menyumbang,” tambahnya. Saat ini total anggota Paguyuban Jowo Manunggal di Batam ada 5.500 orang dari 14 ribu orang seluruh Kepri.