INFO VIRUS CORONA

Bikin Ngakak! Katanya Mau Pimpin Revolusi, Ternyata Rizieq Masih Sah Jadi Bang Toyib


PikiranSehat -
Dari dulu, semenjak do’i (Rizieq Shihab) kabur ke Arab Saudi, apa yang disampaikan oleh anak buahnya laskar FPI soal kepulangannya ke tanah air, tidak pernah terbukti sama sekali kebenarannya.

Terhitung, setidaknya sudah 5 kali imam besar Kadrun itu dikabarkan akan pulang.

Mulai dari dikabarkan akan kembali pada 12 Juni 2017 lalu.

Yang mana informasi ini disampaikan langsung oleh Jubir FPI Slamet Ma’arif.

"Ya, mungkin beliau akan pulang tanggal 17 Ramadhan," ujar Slamet kala itu, (3/6/2017).

Namun ternyata, itu hanya bacot Slamet saja.

Kemudian, pada 17 Agustus 2017, Rizieq juga dikabarkan akan kembali ke tanah air.

Yang rencana kepulangannya itu disebut-sebut bertujuan untuk menghadiri Milad FPI yang ke-19.

Baca juga: Febri Diansyah: Ini Hari Terakhir Saya Bekerja di KPK

"Ada keinginan untuk pulang, kalau bisa sih sebelum tanggal 17 Agustus agar bisa ikut Milad FPI yang ke-19," ungkap kuasa hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro waktu itu, (24/7/2017).

Tapi lagi-lagi laskar FPI di-PHP oleh anggota kelompoknya sendiri. Peraayaan HUT-RI ke-72 kala itu tanpa dihadiri oleh Rizieq di tanah air.

Selanjutnya, Rizieq juga dikabarkan akan pulang pada 2 Desember 2017.

Dan 21 Februari 2018.

Yang mana kala itu turut beredar foto tiket pesawat kepulangannya yang akan naik maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines.

Bahkan, PA 212 telah membentuk panitia penyambutan kepulangannya lho, kala itu. Yang mana Eggi Sudjana ditunjuk sebagai ketua panitianya.

Tapi lagi-lagi, hanya pulang sebatas di mulut saja. Karena yang ditunggu-tunggu tidak kunjung tiba di bandara Soekarno-Hatta.

Ternyata, jadi laskar FPI dan laskar Kadrun itu gak enak juga ya? Karena selalu dibohongin oleh sesama anggota kelompok mereka sendiri.

Teranyar, ini yang lagi heboh-hebohnya.

Di saat lagi panas-panasnya demo penolakan terhadap RUU Cipta Kerja, Rizieq kembali dikabarkan akan pulang ke Indonesia.

Tidak hanya itu saja, ia juga disebut-sebut akan memimpin reovolusi di di negeri ini dalam waktu dekat.

"Imam besar Habib Rizieq Shihab akan segera pulang ke Indonesia untuk memimpin revolusi," ujar Ketua FPI, Ahmad Shabri Lubis saat berorasi dalam demo tolak UU Cipta kerja yang digelar oleh FPI dan PA 212, (13/10).

Baca Juga: Mau Fitnah Jokowi, Bac*t Fadli Zon Disleding Ferdinand Dengan Sukses!

Ngeri juga ya, sama laskar Kadrun. Mereka kalau ngomong gak pake dipikir terlebih dahulu. Hehehe

Tapi, pertanyaannya apakah benar Rizieq akan pulang ke tanah air dalam waktu dekat dan akan memimpin revolusi seperti yang digembor-gemborkan?

Apakah mungkin Presiden Jokowi akan lengser dari kursi kekuasaannya setelah menjadi presiden selama 6 tahun pasca kedatangan eks pendukung Prabowo itu?

Atau jangan-jangan, revolusi itu hanya bacot Shabri saja? Yang kita tahu sendiri kalau laskar Kadrun memang suka mikirnya terbalik.

Berikut beberapa fakta untuk menjawab pertanyaan itu semua.

Pertama, si Rizieq ini bukanlah Ayatullah Khomeini yang memiliki pengikut hingga jutaan orang. Yang keluar negeri (Turki) karena diasingkan oleh pemimpin Iran kala itu, Shah Reza Pahlevi.

Melainkan, ia kabur ke luar negeri atas keinginan sendiri. Pasca kasus chat asusila yang menjeratnya viral di dunia maya.

Terbukti kok, dia sendiri yang mengatakan mau menjalankan ibadah umroh sebelum kabur kala itu.

Itu artinya apa? Ia tinggal di Arab Saudi hingga saat ini atas inisiatif sendiri.

Begitupun dengan jumlah pengikut. Jumlah pengikut Rizieq tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan jumlah pengikut Khomeini.

Ya palingan cuma laskar Kadrun saja yang masih percaya sama dia.

Sisanya para politisi yang coba memanfaatkan pengaruhnya.

Seperti Prabowo, yang saat kampanye Pilpres dulu berjanji akan memulangkannya dan akan menjemputnya pakai jet pribadi. Eh ketika do’i gagal terpilih jadi presiden, Rizieq pun ditinggalkan begitu saja bak seonggok sampah.

Sedangkan syarat mutlak untuk bisa sukses memimpin revolusi itu tentu perlu banyak pengikut.

Masa hanya dengan menggerakkan FPI dan PA 212 saja revolusi akan berhasil?

Halu kali.

Cukup dengan menerjunkan Satpol PP saja, revolusi ala Rizieq itu sudah dipastikan akan layu sebelum berkembang.

Selanjutnya, ini yang fatal. Rizieq cacat moral.

Ia pernah tersandung kasus chat asusila bersama janda Firza.

Jadi, tinggal ajukan saja pertanyaan saja, apakah layak seorang eks tersangka kasus chat asusila memimpin revolusi?

Terakhir, ini yang paling kentara menjadi jawaban kalau Rizieq tidak benar-benar akan memimpin revolusi di negeri ini.

Hingga saat ini, si pendiri FPI itu masih dicekal oleh Kerajaan Arab Saudi. Yang mana hal itu disebabkan oleh belum dibayarkannya denda overstay-nya yang mencapai angka ratusan juta rupiah itu.

Jadi, dengan segala alasan itu, Rizieq akan memimpin revolusi negeri ini tidak lebih dari hanya sekedar mimpi basah di siang bolong.

Karena faktanya, hingga saat ini ia masih setia menjadi Bang Toyib di Arab Saudi sana. Yang tidak pulang-pulang. Hehehe (SEWORD)

Sumber :

https://news.detik.com/berita/d-5213229/5-kali-habib-rizieq-dikabarkan-akan-pulang-ke-ri-tapi-belum-terwujud/1

Image : https://era.id/