INFO VIRUS CORONA

KERABAT PAK JOKOWI DIBUNUH DAN DIBAKAR, INI SALAH SATU PELAKUNYA


PikiranSehat.com -
Polisi akhirnya menangkap dua pembunuh dan pembakar Yulia (42), seorang wanita kerabat jauh Presiden Jokowi. Direskrimum Polda Jateng Kombes Wihastono Yoga Pranoto mengatakan dua pelaku itu kini masih diperiksa intensif. 

"Sudah ketemu dua orang pelaku," ujar Wihastono kepada wartawan, Kamis (22/10). 

Satu dari dua orang itu, polisi mengumumkan identitas dan juga wajahnya. Dia adalah Eko Prasetyo alias Kedel (30). Kedel ditangkap di rumahnya di Desa Ngesong Kec. Bendosari Kab. Sukoharjo. 

Kedel diduga kuat sebagai eksekutor dari pembunuhan dan pembakaran terhadap Yulia.

Baca juga: Presiden Jokowi terima surat kepercayaan 7 duta besar negara sahabat

Sebelumnya, wanita bernama Yulia (42), Ibu Rumah Tangga tewas dan terbakar di dalam mobil di Sukoharjo. 

Korban yang masih kerabat jauh Presiden Joko Widodo ini dibunuh dengan luka trauma benda tajam di rahang sebelah kiri. 

Dugaan pembunuhan ini dibenarkan Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Kamis (22/10).

"Jadi benar, kejadian kemarin itu tindak pidana pembunuhan. Ada yang kami periksa sejumlah saksi di antara orang dekat. Begitu juga orang di TKP," terangnya. 

Dugaan pembunuhan telah terindikasi sejak awal olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dukuh Cendana, Sugihan, Bendosari, Sukoharjo yang berjarak 13 km dari tempat tinggal korban di Pasar Kliwon, Solo.

 Bahkan dari olah TKP Labfor Polda, Jawa Tengah ditemukan barang bukti sementara berupa jerigen, sisa pembakaran, tas berisi kunci kendaraan milik korban. 

Baca juga: Wajib Waspada! Ini 20 Lokasi Rawan Kecelakaan di Jakarta dan Sekitarnya

Hasil autopsi bahwa korban mengalami luka di kepala, di antaranya trauma atau memar di rahang bagian kiri dan dahi. Dugaan trauma akibat benturan benda tajam yang kemudian dibakar di dalam mobil.  

"Melihat kondisi ditemukan korban duduk di dalam pada bagian belakang mobil yang terbakar, pelaku diduga membakar dari belakang korban tersebut," ujar Kapolres.

Untuk membongkar pelakunya, maka polisi memeriksa 8 orang saksi di antaranya orang dekat selain saksi di TKP. Dari alibi mereka mengarah pada dugaan pelaku, meskipun begitu pemeriksaan masih dilakukan pendalaman hari ini. (kumparan) (POSMETRO)