INFO VIRUS CORONA

Tegas! Pangdam Jaya: Kalau Perlu FPI Bubarkan Saja Itu

Spanduk bergambar Imam Besar FPI Habib Rizieq. Foto: Ricardo/JPNN.com

PikiranSehat.com JAKARTA -
Pangdam Jaya Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Dudung Abdurachman berbicara tentang pembubaran Front Pembela Islam (FPI) lantaran melihat organisasi tersebut merasa paling benar.

Misalnya dalam kasus pemasangan baliho Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang melanggar aturan.

Beberapa yang melanggar telah dicopot oleh Satpol PP, tetapi kembali terpasang beberapa waktu kemudian.

Baca juga: Beredar video ceramah Habib Rizieq yang menyebut para penghina ulama dan nabi pantas dipenggal sebagai upaya tindakan tegas.

"Kalau perlu FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja," ujar Dudung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11).

Dudung melihat FPI juga bertindak sesuka hatinya dalam kasus pemasangan baliho Habib Rizieq.

Dia pun berjanji akan menertibkan baliho yang melanggar aturan.

Terlebih lagi, kata dia, baliho Habib Rizieq itu menuliskan pesan negatif. Seperti mengajak masyarakat untuk melaksanakan revolusi yang mengancam persatuan.

"Sekarang, kok, mereka ini seperti yang ngatur suka-sukanya sendiri, saya katakan itu perintah saya dan ini akan saya bersihkan semua, tidak ada itu baliho yang mengajak revolusi dan segala macam. 

"Ya, saya peringatkan dan saya tidak segan menindak dengan keras. Jangan coba menganggu persatuan dan kesatuan, jangan merasa mewakili umat Islam," timpal dia.

Baca juga: Presiden Ambil Alih Tugas Menkopolhukam, Pak Mahfud Dan Wapres Bela Rizieq, Ambyar

Sebelumnya beredar di jejaring WhatsApp sebuah video berdurasi sebelas detik yang mempertontonkan aksi orang berpakaian loreng mencopot baliho Habib Rizieq.

Namun, tidak diketahui secara pasti lokasi pencopotan baliho tersebut. Begitu juga waktu pasti pencopotan baliho dilakukan pria berpakaian loreng tersebut.(ast/jpnn)